<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/2273281210071836159?origin\x3dhttp://natsumiaya.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
Natsumi Aya
A Simple Girl : Explorer. Listener.
Natsumi Aya ♥
Simple girl.
Taurus.
Blood Type A
High School Student.
Art, Design, Computer, Japan.
Surabaya, Indonesian.

Libels//Anabel
ヂノ すき です!






Delusi


Huff, akhir-akhir ini merupakan hari yang berat banget.
Rasanya kaya ditimpa sekarung plastik penuh keringet.
Bau, kecut, anget, khas keringet.

Hape ku disita, saudara.
Cuma gara-gara baca novel New Moon yang ampun sedihnya.
Ortu yang terlalu ketat.
Mengerikan!

Hah, Yaaaah, sediih.
Gara-gara hape disita ama ceritanya New Moon.
Bella ditinggal Edward ampe ndenger delusi suaranya Edward pas dia berbuat tolol, alias mencelakakan dirinya sendiri.
Bella kayak mayat hidup. Kayak pingin mati dah ditinggal Edward
Trus Edwardnya ntar pengen mati.
Haaah, sediiih.

Hapeku disita.
Aku ampe nangis gara-gara itu.
Cengeng yah?
Hahaha
Kebawa suasananya New Moon.
Numpuk-numpuk sedihnya, jadi nangis deh.

Trus tiba-tiba, pas nangis malem ini, aku mendengar klotakan hapeku yang indah.
Delusi suara hape kayak yg dialami Bella.
Indah sekali suaranya, keras bagai hape.
Suara jatuhnya hapeku dari kasur, membentur lantai dengan indahnya.
Trus, ada suaranya yang indah karena ketendang kakiku.
Begitu tak liat, gak ada hape, juga gak ada barang jatuh lainnya atopun barang ketendang.
Aku jadi heran.
Jangan-jangan aku beneran mengalami delusi??
Tapi suara hape??
Itu terlalu konyol bahkan bisa bikin aku ketawa-ketawa sendiri dengan air mata dan ingus keleleran.

Jadi, dalam hidupku, akulah Bellanya, dan hapeku lah Edwardnya.

Hape: Klotak!
Aku: Aah, suara merdunya itu. Apakah itu hapeku??
Hape: Klotak! Klotak!
Aku: Hapeeeeee!!!!! Huweeeeee!!!